SMK Plus Qurrota A'yun dalam Gambar
Selasa, 08 Maret 2016
0
komentar
“Hai Nabi, katakanlah kepada istri-istrimu, anak-anak perempuanmu, dan istri-istri orang-orang mukmin, hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka. Yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenal dan oleh karenanya mereka tidak diganggu. Dan Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” (QS. Al-Ahzab: 59)
“Ada dua golongan ahli neraka yang tidak pernah aku lihat sebelumnya; sekelompok orang yang memegang cambuk seperti ekor sapi yang dipakai untuk mencambuk manusia, dan wanita-wanita yang berpakaian tapi hakikatnya telanjang, mereka berjalan melenggak-lenggok, kepala mereka seperti punuk unta yang miring. Mereka tidak akan masuk surga dan tidak bisa mencium aromanya. Sesungguhnya aroma jannah tercium dari jarak sekian dan sekian.” (HR. Muslim)
“Dan hendaklah kamu tetap berada di rumahmu, dan janganlah kalian berhias dan bertingkah laku seperti model berhias dan bertingkah lakunya orang-orang jahiliyah dahulu (tabarruj model jahiliyah).” (QS. Al-Ahzab: 33)
“Dan tidaklah patut bagi mukmin dan tidak (pula) bagi mukminah, apabila Allah dan rasul-Nya telah menetapkan suatu ketetapan, kemudian mereka mempunyai pilihan (yang lain) tentang urusan mereka, dan barangsiapa mendurhakai Allah dan rasul-Nya. Maka sungguhlah dia telah sesat, dengan kesesatan yang nyata.” ... (QS. Al-Ahzab: 36)
“Dan hendaklah mereka menutupkan kain kerudung kedadanya,” (Qs. An-Nuur: 31)
"Sesungguhnya Allah tidak melihat fisik kalian dan rupa kalian akan tetapi Allah melihat hati dan amal kalian" (HR. Muslim)
"Sesungguhnya Allah swt itu indah dan mencintai yang indah, murah hati dan menyukai kemurahatian, menyukai akhlak yang luhur dan membenci akhlak yang rendah." (HR. Al-Baihaqi)
Muslimah dianjurkan untuk membasuh muka minimal 5 kali dalam sehari.
Tak perlu repot-repot menggunakan sabun muka yang mahal atau masker-masker yang merepotkan. Cukup dengan berwudhu.
Karena kita sholat fardhu 5 kali sehari, maka minimal kita telah membersihkan wajah sebanyak 5 kali. Lalu ambillah sajadah, shalat, berdzikir, dan berdo’a.
Apa lagi jika kita senantiasa menjaga wudhu kita, pasti akan lebih sering lagi kita melakukannya sehingga wajah kita semakin segar dan berseri-seri.
(salah satu penyebab kerut di wajah)Olah raga merupakan salah satu sarana untuk menghindari stress, entah itu karna pekerjaan, tugas sekolah yang menumpuk, masalah dengan teman dan keluarga, atau masalah lain yang selalu mengganggu pikiran kita.
Jika kita tidak punya waktu untuk berolahraga, fitnes, senam, atau hanya joging, maka ada cari lain yang dapat dilakukan. Olah raga yang terbaik yang dapat dilakukan oleh muslimah adalah dengan melaksanakan sholat dengan baik dan benar.
Minimal 17 raka'at dalam sehari.Belum lagi jika ditambahkan dengan sholat sunah rowatib, sholat dhuha dan sholat tahajud,Subhanallah....semakin banyak lagi intensitas kita untuk berolahraga.
Dengan sekali melaksanakan sholat, kita telah menggerakkan seluruh anggota badan kita dari ujung kepala hingga ujung kaki, bahkan jari-jari kita.
Ditambah lagi, setelah sholat kita mengadukan segala keluh kesah kita kepada Allah, memohon petunjuk dan jalan terang untuk masalah yang dihadapi. Jika kita melakukan dengan segala kerendahan hati, Konsultasikan semua keluh kesah kita pada Zat Yang Maha Tahu -Allah dengan dzikir dan do’a-.
InsyaAllah, Allah akan memberikan jalan dan kemudahan dalam setiap langkah kita sehingga kita dapat terhindar dari stress dan dapat menunda datangnya kerut di wajah.
Banyak sekali iklan pelembab di televisi yang saling bersaing mempromosikan produknya dan memberikan jaminan awet muda untuk kulit wajah. Tetapi semuanya pasti dengan harga yang mahal.
Akan tetapi Allah telah memberi kita secara cuma-cuma, tanpa membayar sepeser pun cara agar kita tetap awet muda.
Allah telah menciptakan wajah dengan kecantikan yang sempurna bagi setiap muslimah. Kita hanya bertugas menjaganya, salah satunya adalah dengan memanfaatkan bibir dan hati kita untuk tersenyum.
Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh ahli, otot yang digunakan oleh wajah untuk tersenyum jauh lebih sedikit dari pada jika kita menggunakannya untuk cemberut apalagi untuk marah.
Jadi, daripada kita membuang-buang tenaga untuk cemberut lebih baik kita tersenyum. Dan jangan lupa kata kunci waktu bercermin :
“Allahuma kamma hassanta khalgii fahassin khulqii” (Ya Allah sebagaimana engkautelah memperindah kejadianku, maka perindah pula ahlaq ku.) (H.R. Ahmad)
Tak perlu kita repot-repot mencari warna lipstik yang pas untuk bibir kita.
Selain dengan tersenyum seperti tips sebelum nya, ada hal yang dapat lebih menyempurnakan keindahannya, yaitu :Dengan senantiasa menghiasi bibir kita dengan bisikan-bisikan kalimat Allah dalam dzikir kita setiap waktu.
Menghindarkan bibir kita dari ucapan-ucapan dusta dan menyakiti hati orang lain,
Serta tidak sombong dan takabur dengan apa yang kita miliki.
Banyak sekali cara dilakukan demi mendapatkan tubuh yang sehat.
Tak sedikit yang memerlukan biaya lebih. Sebenarnya, cukup dengan puasa yang dilakukan secara rutin, maka kita telah melakukan diet yang sehat.
Lakukan diet yang teratur yaitu dengan berpuasa seminggu 2 kali, Senin dan Kamis.
Jika belum sanggup melakukan puasa sunnah Nabi Daud a.s., cukup dua kali saja dalam seminggu sesuai sunnah Rosulullah Muhammad SAW.
Selain menjaga kesehatan tubuh, kita juga mendapatkan pahala karena telah menjalankan sunnah Rosul, tapi semuanya diniatkan untuk ibadah karena Allah SWT.
Makanlah makanan halal, perbanyak sayuran, buah-buahan, air putih.
Sebarkan salam dan sapaan.Dengan demikian kita akan banyak dikenal dan disayangi.Galakkan sifat ukhuwah Islamiyah.
Sekarang sudah bukan zamannya lagi Siti Nurbaya yang senantiasa berada di dalam rumah tanpa mengembangkan diri bergaul dengan muslimah lain untuk mengembangkan wawasan, berkarya, dan berdakwah.
Kini waktunya kita menunjukkan jati diri kita sebagai seorang muslimah. Tentu saja dengan tetap menjaga diri dengan adab pergaulan yang sesuai dengan syariat Islam.
Cara yang dapat dilakukan untuk mengembangkan diri sebagai muslimah adalah dengan mengembangkan salam dan sapa untuk menyambung silaturahmi. Sehingga kita dapat memperkuat Islam dengan partisipasi kita sebagai muslimah yang baik dan berakhlakul karimah.